Desember 27, 2011

Teknik Menulis Di Blog

Mengapa ada blog marketing yang bisa dapat banyak komentar dan ada juga yang sepi komen? Mengapa ada marketer yang laris dan ada juga yang gagal? Salah satu pembeda adalah pada gaya penyampaian artikel blog.Blog yang bertujuan memasarkan produk atau layanan jasa hendaknya selalu memposisikan diri sebagai orang terdekat yang paham kebiasaan dan cara berpikir pembaca. Harap diingat bahwa pembaca blog adalah calon pembeli potensial Anda. Sebisa mungkin Anda harus memikirkan mereka dalam bersikap dalam artikel.
 
Jika Anda sudah menguasai topik marketing tersebut, saya yakin Anda nggak akan kesusahan mencari cara untuk mendekatkan diri dengan prospek. Tantangan artikel  seputar detail produk, pemilihan kata, gaya penyampaian, dan kesan yang ingin ditampilkan secara umum bukanlah hal yang sulit dilakukan. Menulis artikel akan semudah Anda bicara dengan teman akrab.

Beda Segmentasi Pembaca, Beda Gaya Penulisan

Menghadapi orang yang berbeda segmen tentu membutuhkan komunikasi tertulis yang berbeda juga. Pembeda tersebut pertama-tama dilihat dari jenis kelamin. Apakah pembaca Anda cenderung memakai gaya bahasa ke-laki-laki-an atau perempuan, itulah poin utama. Kadang-kadang Anda harus berada di titik netral untuk bisa merangkul kedua golongan pembaca tersebut.
Lalu segmentasi yang kedua jenis bisnis yang mereka geluti. Apakah murni online? Atau merupakan gabungan online dan offline. Kalau Anda nulis panjang lebar di hadapan pelaku bisnis offline dengan pembahasan seputar bisnis yang murni online, hmm… dibutuhkan waktu lama agar mereka mengerti. Buru-buru mau bahas SEO dan Google Panda, bikin email saja mereka belum bisa. Jangan salah, ini sering terjadi.
 
Pertimbangan lain adalah latar belakang pendidikan, minat, dan kepercayaan. Isu ini sensitif sekali dan jangan sampai Anda salah deteksi.
Mengapa kita perlu perhatikan segmentasi pembaca? Tujuannya nggak macam-macam, cuma satu saja. Supaya pembaca paham dan ngerti cara berpikir Anda sebagai penjual barang atau jasa melalui internet. Dengan artikel marketing yang Anda publikasikan diharapkan mereka memahami kelebihan dan kekurangan produk yang Anda tawarkan. Ujung-ujungnya mereka tak ragu membeli. Selamat berkarya!

Isilah Affiliate Website Anda dengan Artikel Berkualitas

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pemula affiliate marketer adalah terlalu semangat mempromosikan link affiliate mereka. Setiap kali publish artikel selalu dijejali link refferal. Sebisa mungkin isilah affiliate website Anda dengan cukup banyak artikel yang bermanfaat buat pengunjung. Ada banyak jenis artikel. Mulai dari artikel praktis, artikel how to, artikel berita sampai dengan artikel opini.
 
Jangan isi website Anda hanya dengan promosi produk atau jasa. Apalagi memasang aneka banner yang bertebaran di segenap penjuru lay out blog. Hal ini akan membuat visitor merasa tidak kerasan nongkrong di website Anda dan buru-buru kabur. Kalau terus-terusan melakukan kesalahan yang sama, bisa-bisa website Anda di-black list oleh pengunjung. Usahakan komposisi isi website meliputi 70 persen valueable content dan 30 persen promosi produk.
Jika Anda merasa tidak mampu menulis artikel, ada cara lain untuk mendapatkan artikel berkualitas. Yaitu:
  1. Membayar orang lain untuk membuat artikel untuk Anda. Anda bisa menggunakan jasa pembuatan artikel. Ini adalah cara praktis bagi Anda yang sibuk dan menyediakan budget khusus untuk promosi.
  2. Mencari artikel yang sesuai dengan topik Anda di Google dan buatlah rangkuman. Rangkuman hendaknya mengandung link asal artikel supaya tidak dianggap pembajakan content.
  3. Mengambil artikel yang ada di artikel direktori atau blog orang lain dengan tetap mencantumkan penulis dan website-nya. Dengan demikian, Anda tetap memberikan kredit kepada si penulis.
 
Kuncinya adalah buat pengunjung mempercayai Anda sebagai seorang affiliate marketer handal. Anda bisa membentu persepsi tersebut lewat artikel-artikel yang berkualitas dan memberi manfaat. Dibutuhkan konsistensi dalam hal ini, bukan cuma satu atau dua hari. Perbandingan 70:30 tadi kalau dijalankan dengan tepat saya yakin akan memberi efek yang bagus. Pengunjung juga manusia. Mereka takkan mau dipaksa menelan mentah-mentah artikel promosi